Telah hadir toko swalayan alat alat

teknik pertama di kota Magelang.
DIPO TEKNIK MAGELANG

menyediakan berbagai macam alat teknik
yang berhubungan dengan pertanian, perbengkelan, pertukangan,
alat- alat listrik serta menyediakan sparepat2 nya.

Harga terjangkau, murah dan kami juga melayani pembayaran secara tunai maupun
kredit.....silahkan kunjungi swalayan kami di:
METRO SQUARE F2-F3 JL BAMBANG SOEGENG MERTOYUDAN
MAGELANG JAWA TENGAH


TELP. (0293) 326073

SMS . 0856 000 999 58

EMAIL: dipo_teknik@yahoo.com

Minggu, 05 Juni 2011

TIPS PEMASANGAN WATER HEATER

Share
Instalasi pipa air panas perlu dibuat khusus. Inilah material bangunan / bahan bangunan dan cara pemasangan yang tepat agar Anda tak terancam bencana.
Pada musim penghujan, Anda mungkin ingin mandi air hangat. Temperatur air yang hangat kuku menjadikan mandi di musim dingin itu nikmat. Badan tak akan menggigil ketika air mengguyur sekujur tubuh.
Kita mengenal banyak cara menyediakan air hangat untuk mandi. Cara konvensional: rebus air hingga mendidih, tuang air panas itu ke dalam bak mandi dan campur dengan air dingin hingga cukup hangat. Pada rumah modern, cara ini mulai ditinggalkan karena tidak praktis.
Solusi lain: pasang pemanas air pada instalasi air bersih di rumah. Sistem ini mempercepat upaya penyediaan air hangat untuk mandi atau mencuci sekaligus. Jika ingin memperoleh air hangat untuk mandi atau mencuci, Anda pun cukup membuka keran. Air hangat langsung mengucur. Cara ini lebih cepat dan praktis, bukan?
Jika Anda ingin menginstalasi air panas untuk rumah tinggal, ada beberapa kiat yang perlu diperhatikan. Biasanya, yang menjual alat pemanas air ini berikut pemasangannya. Namun Anda dapat mengawasinya dan memilih bahan bangunan / material nya atau pipa air nya yang terbaik

 
Sebaiknya instalasi pipa air panas dipasang bersamaan waktu dengan memasang instalasi air bersih atau saat pembangunan rumah. Berikut 5 kiat agar mendapatkan hasil terbaik termasuk memilih bahan bangunan / material bangunan yang cocok untuk pipa air panas seperti Pipa PEX :
  1. Tentukan titik keran air panas. Penentuan titik ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Umumnya air panas dibutuhkan di kamar mandi, dapur, dan wastafel. Setelah itu, tentukan pula lokasi alat pemanas air. Tahap ini penting untuk menghitung kebutuhan pipa instalasi air dan menentukan jalur instalasinya. Untuk menekan biaya, tentukan jalur/jarak terpendek antara titik keran dengan mesin pemanas air.
  2. Tentukan model alat pemanas. Memilih alat pemanas sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jika hanya untuk keperluan mandi dan wastafel, cukup pilih tangki yang berkapasitas 10 liter. Alat ini dapat dipasang di dalam kamar mandi, sehingga menekan kebutuhan pipa air.  Kapasitas tangki lebih besar (>30liter) dibutuhkan jika titik keran air panas lebih banyak. Alat ini sebaiknya ditempatkan di luar ruangan. Terlebih jika Anda memilih pemanas gas.
  3. Memilih material pipa instalasi. Temperatur air yang tinggi berpotensi merusak beberapa jenis material. Untuk air panas, sebaiknya gunakan material yang tahan panas dan tekanan tinggi. Untuk panas sedang dapat menggunakan pipa PVC. "Ini pun mesti dipilih pipa PVC yang tebal dan kuat. Tapi saya enggak jamin pipa bakal kuat selamanya," kata Jamilon, seorang mandor, yang sering menginstalasi air panas. Menurutnya, yang paling baik adalah menggunakan pipa tembaga khusus instalasi air panas. Pipa tembaga merupakan material yang paling populer diaplikasikan sebagai pipa instalasi air panas. Selain tembaga, masih ada material besi yang lebih tebal dan kuat. Namun, kata Sutono Hartanto, general manager PT Bojong Wesplast, besi memiliki kelemahan juga. "Besi tidak fleksibel. Sambungannya rentan bocor. Bagian dalamnya juga bisa berkarat, sehingga air kotor dan bau," ujarnya. Ia mengusulkan sebagai penggantinya bisa digunakan pipa jenis XLPE / Pipa PEX.
  4. Menghubungkan pemanas dengan instalasi pipa. Setelah pemanas terpasang pada dinding, hubungkan lubang input/output pemanas ke intalasi air. Hubungkan lubang input ke pipa instalasi pensuplai, sedangkan lubang output (buangan air panas) ke pipa instalasi air panas. Gunakan pipa fleksibel agar lebih praktis dan mudah. Sebaiknya pasang stop keran di antara antara kedua pipa fleksibel dengan kedua instalasi air.

1 komentar:

AW mengatakan...

mau tanya pak...
saya mempunyai water heater paloma gas, tetapi tekanan air dari pompa belum cukup untuk menggerakan pemantik api agar airnya tetap panas, apakah saya perlu mengganti pompanya? bial demikian pompa jenis apa yang cocok? atau ada solusi lainnya? terimakasih sebelumnya.

TULIS KOMENTAR ANDA..!!

Silahkan bagi yang mau komen maupun bertanya soal produk..

New comments
LOKASI DIPO TEKNIK MAGELANG
Lihat Peta Lebih Besar
Loading...
DIPO TEKNIK on KOPROL
-->
Gabung dengan KOPROL Klik Disini..
<--